Manusia hanya
berencana, namun Tuhanlah yang menentukan segalanya. Itulah yang terjadi pada
seorang wanita yang kehilangan pria yang dicintainya karena kecelakaan.
Padahal, belum lama ini ia dan kekasihnya itu memutuskan untuk bertunangan dan
berencana untuk segera melangsungkan pernikahan.
Namun, ia tidak bisa
berbuat apa-apa ketika mengetahui pria yang akan menikahinya itu terlibat
kecelakaan dan dikabarkan meninggal dunia.
Dikutip dari laman
Mynewshub.cc, kisah itu ia ceritakan di akun Facebooknya, Che Ros, Jumat
(14/10/2016).
"Allah pinjamkan
kamu untuk saya selama 2 tahun 1 bulan 11 hari saja, tak kan pernah saya lupa
semua kenangan kita .. AL-FATIHAH," tulisan Che Ros yang menceritakan
kembali detik perkenalannya dengan tunangannya yang bernama Mohammad Khuzairi
Boslim.
Che Ros dalam
statusnya juga menceritakan kembali detik perkenalan mereka melalui situs
sosial wechat yang pada awalnya 'jual mahal' di antara satu sama lain pada
tahun 2013.
"Mulai perkenalan
kita di wechat .. kamu shake, saya shake pertama kali saya dapat orang senegeri
+ sedaerah. Waktu pertama kali kamu sapa saya, saya tidak terlalu menganggap
kamu waktu itu. Tapi kamu tidak putus asa, kamu tetap mencoba menyapa saya,
tapi respon saya tetap sama ..," tulisnya.
Perkenalan dua insan
dari Malaysia ini akhirnya mulai mengarah ke hubungan serius ketika Mohammad
Khuzairi menyatakan keinginan untuk mengikat tali pertunangan setelah dua tahun
mengenal karakter masing-masing.
Namun, perencanaan
pasangan ini segera menikah setelah bertunangan itu tidak terlaksana, lantaran
pria yang dicintainya itu terlibat dalam kecelakaan di jalan raya di Sungai
Dua, Penang kemarin.
Pada awalnya, Che Ros
menganggapnya gurauan namun ianya adalah benar-benar terjadi ketika melihat
sendiri tunang yang bakal menikah pada 11 November nanti terbujur kaku di rumah
sakit.
Berikut adalah luahan
Che Ros dalam situs sosial upload hari ini di Facebook
"Pinjaman Untuk Sementara
Assalamualaikum ....
2013: Mulai perkenalan kita di wechat ..
kamu shake, saya shake pertama kali saya dapat orang senegeri +
sedaerah.
Waktu pertama kali kamu sapa saya, saya tidak terlalu menganggap
kamu waktu itu.
Tapi kamu tidak putus asa, kamu tetap mencoba menyapa saya, tapi
respon saya tetap sama
2014: Sifat tak pernah putus asa kamu itu membuat saya mulai rasa
lain dengan kamu.
Kita mulai berbicara, saya merasa nyaman dengan kamu.
01/09/2014 (Senin) dekat Taman Jubilee pertama kali kita bertemu,
tapi hanya sekadar kontak.
02/09/2014 (Selasa) kamu mulai menyatakan keinginan untuk serius
dengan saya setelah pertemuan kita untuk kali pertama.
Saya dengan ikhlas terima keinginan kamu untuk lebih serius dengan
kamu ..
2015: Kita makin serius dalam harungi liku2 kehidupan. Baik &
gaduh adat dalam hubungan kan.
Kita berencana awal tahun kita akan mengikat tali pertunangan,
sehari sebelum hari lahir kamu ..
2016: Alhamdulillah, 09/01/2016 (Sabtu) saya melangsungkan
pertunangan dengan kamu & diikuti 10/01/2016 (Minggu) hari lahir kamu.
Kita sama seperti pasangan lain jugak, melalui kisah pertunangan
yang bermacam-macam.
Kamu seorang yang cool, dia sabar mendengarkan permintaan saya
yang macam2. 16/10/2016 (Minggu) kita berencana akan mengantarkan formulir
nikah ke kantor agama terdekat, sebab 11/11/2016 (Jumat) kita bakal menikah.
Dugaan orang bertunangan, sedikit selisih paham, kita sama2 berdiam
diri.
13/10/2016: (Kamis) adik kamu menghubungi saya dan memberitahu
kalau kamu kecelakaan kat atas highway Sungai Dua, serius saya pikir itu hanya
candaan.
Saya pulang dan memberi tahu keluarga, depa suruh hubungi lagi
untuk kepastian jawaban tetap sama yang kau kecelakaan.
Keluarga saya buru-buru pergi ke rumah sakit termasuk saya yang
mengendarai sendiri sambil nangis2 dengan ditemani anak nakan.
Bila adik kamu bagitau yang kamu semakin parah, saya lemah, saya
tak bisa teruskan pemanduan saya & tukaq dengan anak nakan.
Sampai saya dekat bangsal darurat, di bagian zona merah penuh
family kamu dengan wajah kesedihan.
Saya tak dapat menahan kesedihan ketika melihat ibumu menangis,
saya salam & peluk ibumu.
Beberapa menit setelah itu, dokter memberitahu kalau kamu harus
menjalani operasi karena konsisi kamu sangat kritis.
Setelah itu ayahmu memperbolehkan kamu jalani operasi, beberapa
menit kemudian dokter kembali memanggil ayah dan ibumu masuk.
Lama juga ibu dan ayahmu di dalam, saat keluar, ibumu dalam
keadaan begitu lemah memberi tahu kalau kamu sudah tidak bernyawa lagi.
Saya tidak bisa menahan kesediahan dan tiba-tiba tubuh saya
terjatuh ke lantai. Tubuh saya lemah, terkaku terbujur kat atas lantai &
saya nampak semuanya hitam.
Saya ditenangkan semua orang, air mata nie tak henti mengalir
meskipun dalam keadaan setengah sadar. Depa bagitau bisa masuk mengunjungi sat,
sementara tunggu proses berikutnya.
Mak nakan kamu & anak nakan saya papahkan saya untuk menatap
wajah awak yang terakhir sebelum kamu dimandikan & dikafankan.
Terduduk saya bila tengok wajah kamu, wajah yang tenang dengan
senyum yang terukir.
Maafkan saya sebab tak tengok wajah kamu lama2, saya semakin lemah
hanya Allah saja yang tau perasaan saya waktu tu.
Saya dipapah keluaq, saya tak bisa jalan, saya lemah sangat lepas
menatap wajah kamu. Saya kembali di ruang menunggu & balik mandi siap²
sebab nak ikut kamu balik Sik.
Saya kuatkan semangat, tabahkan hati untuk jalan sendiri & pi
kembali kat hospital. Kat situ penuh kerabat kamu tengah menatap wajah kamu
untuk kali terakhir.
Saya sekali lagi kuat untuk menatap wajah kamu diubah sebelum depa
tutup wajah kamu.
Saya bagaikan tak percaya, wajah di depan mata saya tu wajah
terakhir yang saya tatap.
Selesai semua kamu dibawa menaiki mobil jenazah & semua ramai2
ikut mobil jenazah awak balik Sik. Sampai ja kamu dekat Sik, terus kamu
disembahyangkan & terus terkubur dan dibaca talkin.
Semoga kamu ditempatkan di kalangan orang² yang beriman Mohammad
Khuzairi Bin Boslim .. Aminnn. Allah pinjamkan awak untuk saya selama 2 tahun 1
bulan 11 hari saja, tak kan pernah saya lupa semua kenangan kita ..
AL-FATIHAH."
Melalui
komentar-komentar di ruang Facebook, banyak yang menyebut almarhum sebagai
seorang yang sangat baik hati.
Moga roh almarhum
ditempatkan dalam kalangan orang yang beriman. Takziah buat keluarga dan
tunangan.
sumber : tribunnews.com

