Melahirkan merupakan proses yang tidak hanya
menyakitkan namun juga menegangkan. Setelah 9 bulan 10 hari, seorang wanita
yang sedang mengandung mengeluarkan sang buah hati.
Persalinan merupakan proses keluarnya bayi ke
dunia luar. Persalinan terasa akan menyenangkan karena si kecil yang selama
sembilan bulan bersembunyi di dalam perut anda akan muncul terlahir ke dunia.
Di sisi lain persalinan juga menjadi mendebarkan khususnya bagi calon ibu baru,
dimana terbayang proses persalinan yang menyakitkan, mengeluarkan energi yang
begitu banyak, bahkan juga beresiko menyebabkan kematian.
Proses melahirkan bisa dilakukan dengan normal
jalan lahir/vagina (persalinan pervaginam) atau persalinan melalui sayatan pada
dinding perut dan dinding rahim (persalinan perabdominam) atau dikenal dengan
bedah sesar (seksio sesarea).
Proses panjang persalinan terbagi ke dalam
empat tahap, mulai dari pembukaan, tahap mengeluarkan bayi, tahap mengeluarkan
plasenta kemudian tahap pengawasa terhadap resiko bahaya pendarahan.
90% manusia bisa melahirkan dengan cara yang
normal, hanya sedikit saja yang butuh sesar.
Rahim ibu akan mengembang 500 kali lebih besar
dari nornal untuk menampung kandungannya. Darah yang hilang adalah hampir
setengah liter.
“Melahirkan memang sakit dan itu pasti,” jelas dr
Achmad Mediana SpOG, dokter spesialis kebidanan dan kandungan.
Di ujung masa kehamilan, otot-otot di daerah rahim
akan berkontraksi untuk membuka jalan lahir bagi bayi. Saat berkontraksi, otot
akan mengerut kencang sehingga menghambat aliran darah di dalamnya. Tiap
perempuan akan mengalami rasa sakit yang berbeda derajatnya sepanjang proses
melahirkan. Ada yang di pembukaan satu dan dua saja sudah sangat kesakitan.
Terkadang, banyak ibu yang tidak tahan akan sakitnya
rasa kontraksi. Belum lagi bukaan akhir, mereka menyerah dan memilih melahirkan
secara caesar.
Rasa sakit yang dialami oleh wanita pada saat
melahirkan adalah 57 Del. Itu setara dengan dipatahkannya 20 tulang secara
serentak. Padahal, umumnya badan manusia hanya bisa menanggung rasa sakit
sampai 45 Del. Itulah kenapa ada wanita yang sampai pingsan bahkan mengalami
kematian saat proses persalinan.
Tetapi jangan khawatir, Allah itu maha adil. Ibu
yang bersedia menanggung rasa sakit saat melahirkan akan mendapatkan pahala
yang setara dengan 70 kali shalat dan puasa. Setiap rasa sakit pada satu
uratnya, Allah menghadiahkan ibu pahala yang sama besarnya dengan pahala
menunaikan ibadah haji

