Setiap manusia pasti akan mati. Untuk itu, kita harus
mempersiapkan diri sebaik mungkin di dunia agar menjadi bekal di akhirat kelak.
Jangan sampai bernasib seperti wanita yang ada dalam kisah berikut
ini. Inilah kisah jenazah yang terkena azab. Nauzubillah...
Peristiwa ini terjadi saat prosesi
pemakaman seorang wanita dari suatu daerah di Malaysia. Jenazah wanita ini
sangat sulit untuk dimasukkan ke dalam liang lahat.
Awalnya, jenazah yang telah dimasukkan ke
dalam keranda ini hendak di antarkan oleh warga menuju pemakaman.
Terdapat enam orang yang hendak mengangkat
keranda tersebut, namun masih saja mereka merasa keberatan.
Padahal, enam orang tersebut terdiri dari
para pria dengan dua orang di depan, dua orang di tengah dan dua orang di
belakang.
Terjadi suatu peristiwa yang aneh dalam pemakaman itu. Jenazah yang
diketahui bernama Simati itu sudah dicoba untuk dimasukkan ke dalam liang lahat
hingga tiga kali, tapi tetap saja tidak muat.
Bahkan, liang lahat sudah dilebarkan hingga
dua kali dari ukuran aslinya tapi tetap saja jenazah tidak
muat untuk dimasukkan.
Setelah berulang kali gagal dalam
memasukkan jenazah ke dalam liang lahat, kemudian ustadz memanggil anggota
keluarganya untuk mengadzani jenazah.
Barulah, jenazah itu bisa dimasukkan dengan selamat. Beberapa
sumber menyebutkan bahwa peristiwa itu memang terjadi pada tahun 2010 di
sebuah desa Jiran.
Tetangga si mayat itu pun mengatakan,
dulunya wanita itu senang mengumpat dan memfitnah
orang tanpa adanya bukti.
Selain itu, almarhumah juga tidak melakukan
kewajibannya sebagai seorang muslimah, yakni menutup auratnya selama masih
hidup.
Bahkan, ia suka mengenakan pakaian yang
menampakkan aurat untuk menampilkan bentuk tubuhnya.
Para tetangga pun pernah menegur
perilakunya itu. Tapi yang didapatkan hanyalah cacian dan bahkan si mayit
pernah melempari para tetangga dengan sepatu karena ia merasa lebih kaya dari
para tetangga.
Kita harus lebih waspada untuk menghindari
sikap-sikap itu agar tidak medapatkan adzab dari Allah yang
begitu pedih.
Oleh karena itu, kita harus lebih
memperhatikan larangan-larangan Allah agar tidak melakukannya selama masih
hidup karena semua yang kita lakukan di dunia akan dipertanggungjawabkan di
akhirat kelak.

