Entah kemana perginya rasa kemanusiaan wanita
satu ini. Ia tega membuang darah dagingnya sendiri yang baru saja lahir. Dalam
kondisi masih memiliki tali pusar, si ibu membungkus bayinya dengan kain
bermotif kotak-kotak dan dimasukan ke kantong plastik berwarna putih, Dan, Bayi
Perempuan tersebut ia buang ke Pinggir sungai kecil di lintasan Jalan Pagaden,
Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Noffan
Widyayoko. S.IK., MA, membernarkan terjadinya peristiwa tersebut. “Benar, mayat
bayi dibungkus kain bermotif kotak-kotak, lalu dibungkus kantong plastik
putih,” terang Noffan pada Warta Priangan.
Informasi awal tentang nasib bayi nahas tersebut
berasal dari mulut ibu kandungnya sendiri. Cerita berawal dari kecurigaan warga
pada S, seorang perempuan hamil yang perutnya sudah normal, namun
keberadaan bayinya tidak diketahui.
Warga kemudian mengambil inisiatif melaporkan
keganjilan S tersebut ke Polsek Kawalu, Kota Tasikmalaya. Tak lama kemudian,
aparat kepolisian langsung menginterogasi S. “Awalnya S mengaku bayinya
meninggal dan dikubur di sekitar makan cina, tapi setelah dicek ke lokasi
ternyata tidak ada,” terang salah seorang warga.
Setelah didesak, akhirnya S mengaku bayinya
dibuang di pinggir sungai kecil di lintasan jalan Pagaden. Senin dinihari
(12/9), polisi bersama warga kemudian menyisir sungai yang ditunjukkan oleh S.
Tak butuh waktu lama, plastik berwarna putih yang berisi bayi yang diduga baru
lahir itu pun ditemukan .
Saat ini, jasad bayi malang korban kebiadaban ibu
kandungnya sendiri itu sudah berada di RSUD dr. Soekarjo Kota Tasikmalaya.
Sementara S, atas perbuatannya ia sekarang diamankan pihak berwajib. S adalah
seorang warga Kawalu Tasikmalaya yang sehari-harinya bekerja di daerah
Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

