Seseorang ibu
rumah-tangga bernama ElzaLia memposting status di facebook saat putrinya beli
teh kemasan serta mengatakan ada yang aneh dengan rasanya, " Tak enak,
" katanya.
Saat di check,
nyatanya keluar cairan kental yang begitu menjijikkan seperti gambar-gambar
yang diposting ElzaLia berikut :
Apa lagi isi teh gelas ini? Baru kali ini nemu
yang kayak gini. Tidak lagi minum ini, dah kapok. Memiliki bentuk seperti
lendir.. Seperti memegang cacing.. Tidak karuan... PAdahal expired nya masih
lama, Yang masih meragukan photo yang saya
post tadi asli apa tidak... ini photo anak saya lagi memegangnya. Kebetulan
belum dbuang karena akan ditunjukkan ke ayahnya... Bukan bermaksud menjelekkan
product tertentu... Hanya akan berbagi saja... Agar hati-hati. Untung saja
belum tertelan, barang itu tersangkut d sedotannya... Alhamdulillah ya Allah..
Peringatkan yang
lain, untuk kesehatan anak-anak yang tidak tahu apa-apa, kasihan mereka bila
harus menelan benda berlendir yang pasti memiliki kandungan bahan kimia
berbahaya itu.
Seperti yang kita
kenali bersama-sama kalau Merk Terkenal Teh Gelas adalah sisi dari Perusahaan
Grup
OT (baca= Orang
Tua) yang juga menghasilkan product populer yang lain seperti Wafer Tanggo,
Siket Gigi Formula, Minuman Kiranti, dan lain-lain. Apakah ini product gagal?
sudah pasti tak bisa di katakan gagal bila kita pahami serta telusuri lebih
jauh mengenai penyebab atau aspek kenapa dapat ada Gumpalan lemak menyerupai
kulit ayam pada dasar kemasan teh itu.
Terdapat banyak
aspek kenapa pada kemasan yang tertutup rapat bisa ada gumpalan? pertama-tama
kita sebagai customer mesti teliti terlebih dulu apakah teh itu masihlah layak
minum atau tidak? Lantaran bila teh itu telah expired (kadaluarsa) tambah baik
janganlah di minum.
Ke-2, bila product
itu masihlah belum kadaluarsa namun tetap anda dapatkan Gumpalan Lemak seperti
pada gambar, hal itu dikarenakan pada proses distribusi ke lapangan product itu
tak dijaga dengan baik dengan kata lain main banting hingga ada lubang-lubang
kecil yang bikin udara bisa masuk sehingga teh lebih cepat kadaluarsa sebelum
waktunya.
Penyebabnya Ketiga
yaitu teh itu luput dari pantauan pemeriksa, karena dalam prosesnya bila teh yg
tidak layak diproduksi atau lantaran terkontaminasi bahan kimia akan meyebabkan
pembusukan lebih cepat. Di pabrik biasanya teh itu segera di buang atau
dipisahkan supaya tak menimbulkan dampak seperti di atas.


