Gadis berwajah
manis asal Malaysia bernama Putri Nisha, tak mampu membendung airmata tatkala
Ia baru saja kehilangan tunangan yang amat dicintainya.
Zabani, seorang
anggota polisi yang merupakan tunangan Nisha tewas dalam sebuah kecelakaan lalu
lintas di jalan dekat Sungai Petani. Nisha yang masih diriundung kesedihan itu
merasa ada yang aneh dengan kematian tunangannya. Ia merasa jika Zabani seperti
telah mengetahui takdir yang mengharuskannya meninggalkan Nisha. Pasalnya,
Zabani kerap kali memposting status tentang kematian.
"Dari mulai
kenal, kamu selalu kamu bicara tentang kematian, selalu ingat tentang kematian
sejak mulai kenal sampai hari terakhir bersama saya. Banyak pesan yang kamu
tinggalkan untuk saya. Kata-katamu semua menunjukkan bahwa kamu akan tinggalkan
saya untuk selamanya," Ungka Nisha dikutip dari TribunNews.
Yang lebih
menyedihkan lagi, ternyata Zabani juga sempat memposting salam perpisahannya
untuk Nisha di Facebook.
#Puteri Nurul
Nisha# Setahun kamu bersama saya.
Tapi kamu tetap
tahan dengan perangai saya.
Selama ini pahit
manis kita tempuh bersama.
Saya harap kamu
perjuangkan terus ukhuwah ini walaupun saya jauh dari kamu.
Meski mungkin tidak
ada berita mengenai saya, saya harap kamu bersabar dalam penantian.
Jaga diri kamu ya.
Andai ada kabar
duka sekalipun, umur saya tidak panjang, anggap saja takdir Allah sampai di
sini saja.
Kamu harus ridha
dan ambil hikmahnya.
Saya percaya ada
yang terbaik untuk Nisha.
Maafkan segala
khilaf saya sejak kita mulai kenal hingga saat ini.
Postingan-postingan
yang ditulis Zabani tersebut seperti mengisyaratkan bahwa dirinya memang akan
pergi jauh meninggalkan Nisha. Nisha yang sudah merasa aneh dengan postingan
Zabani tersebut tidak pernah menyangka jika postingan itu menjadi ucapan
perpisahan dari Zabani. Ia baru menyadari ketika dirinya mendengar kabar duka
kepergian Zabani untuk selamanya.
Bukan hanya itu
saja, Zabani juga sempat menuliskan status tentang kematian. Dalam status
tersebut, Zabani seorang telah menjadi jasad, padahal saat itu ia masih hidup.
Tak ada yang menyangka jika postingan itu kemudian segera menjadi nyata.
Berikut adalah
postingan Zabani tentang kematian yang membuat merinding :
Banyak sekali yang
ziarahi saya tapi saya sedih kenapa mereka semua menangis?
Mereka semua orang
baik. Mandikan saya dengan sabun, airnya sejuk lagi.
Mereka taburkan
bedak di badan saya dan setelah itu memakaikan saya wewangian.
Sangat wangi,
baunya seperti air bunga mawar. Saya dapat baju yang warnanya putih bersih.
Mereka baik sekali
karena solatkan saya tapi saya tak tahu bagaimana harus berterima kasih.
Setelah itu mereka
mengantar saya ke rumah baru saya.
Tapi rumah baru
saya ini sunyi, tidak ada orang lain yang menemani.
Gelap lagi. Tolong
saya, saya takut duduk seorang diri. Tapi ini memang sudah takdir saya harus ke
rumah ini.
Allah lebih
menyayangi saya. Kamu ridha saja.
Nanti selalu
ziarahi rumah baru saya, ya? Bawa sedikit air dan bunga untuk ditabur di rumah
saya ini.
Tapi jangan lupa,
saya ingin Al-Fatihah dari kamu dan sedikit doa agar saya tenang dan tidak
sunyi dalam rumah baru saya ini.

