Berita Islam 24H -
Rata-rata 3 miliar konsumen membeli paket kue ini setiap tahunnya, membuat kue
dengan jargon “diputar, dijilat terus dicelupin” ini menjadi makanan ringan
terlaris abad ke-20. Tapi tahukah Anda jika kue itu memiliki simbol Ksatria
Templar pada perang salib? Jika Anda mengetahuinya, mungkin Anda tidak akan
pernah melihat kue ini dengan cara yang sama lagi.
Salib Lorraine Sebuah lingkaran pada logo kue dengan dua bar palang melintang di atasnya, dipercaya oleh para ahli sebagai simbol
Salib Lorraine Sebuah lingkaran pada logo kue dengan dua bar palang melintang di atasnya, dipercaya oleh para ahli sebagai simbol
dari Salib Lorraine.
Salib yang dipakai oleh Ksatria Templar selama Perang Salib Pertama di abad
ke-11. ksatria ini, bersama dengan banyak peziarah Kristen lainnya, pergi ke
Yerusalem, untuk merebut kembali kota itu dari Turki yang tinggal dengan damai
di sana. Para kstaria tanpa ampun membantai penduduk pada saat mereka datang ke
kota itu. Sejarah kelam, seperti warna kuenya.
Salib Pattee
Pola titik geometris dengan empat segitiga memancar keluar, adalah simbol yang menghubungkan kue ini dengan sejarah Perang Salib Pertama. Ini mirip dengan salib Pattee, simbol Ksatria Templar yang juga diadopsi simbolnya pada jubah mereka.
Sementara beberapa orang mengenali lambang kuno ini sebagai simbol salib, kebanyakan konsumen lainnya melihatnya sebagai empat daun semanggi, dengan masing-masing daun menyiratkan harapan, iman, kasih, dan keberuntungan.
Salib Pattee
Pola titik geometris dengan empat segitiga memancar keluar, adalah simbol yang menghubungkan kue ini dengan sejarah Perang Salib Pertama. Ini mirip dengan salib Pattee, simbol Ksatria Templar yang juga diadopsi simbolnya pada jubah mereka.
Sementara beberapa orang mengenali lambang kuno ini sebagai simbol salib, kebanyakan konsumen lainnya melihatnya sebagai empat daun semanggi, dengan masing-masing daun menyiratkan harapan, iman, kasih, dan keberuntungan.
Sumber : [http://www.beritaislam24h.com/]


