Ibu adalah seorang wanita yang begitu perkasa,
tegar, sekaligus mencintai kamu semua. Karena ibulah kamu hadir didunia ini.
Tentu saja, hal ini membuat Ibu menjadi pahlawan sejati dalam hidupmu. Tidak
cukup sampai disitu saja, Ibu juga bersedia mengorbankan segala sesuatunya
hanya untukmu. Tidak percayalah? Simaklah lima kisah nyata dibawah ini!
1. Kisah heroik Ibu di
Jepang.
Apakah kamu ingat pada tahun 2011, tepatnya di
bulan Oktober, terjadi sebuah gempa bumi yang cukup dashyat di Jepang? Gempa
bumi itu tentu saja membuat kerugian yang sangat besar untuk semua pihak.
Banyak sekali korban berjatuhan didalam gempa bumi tersebut.
Saat gempa bumi telah reda, regu penyelamat
pun tiba untuk mencari para korban yang selamat, serta memeriksa keseluruhan
wilayah yang terkena gempa. Regu penyelamat akhirnya sampai di depan reruntuhan
sebuah rumah milik seorang wanita muda. Setelah ditelusuri sampai ke dalam,
regu penyelamat menemukan sang pemilik rumah telah menunduk ke arah depan,
dengan tangan seperti memeluk sekaligus melindungi suatu hal.
Mengira perempuan tersebut masih hidup, regu
penyelamat lantas mencoba mengangkatnya dari celah-celah, ternyata wanita itu
telah tiada. Ketika para regu penyelamat hendak meninggalkan lokasi, tiba-tiba
ketua regu penyelamat melihat seorang bayi!! Ya, bayi tersebut terbaring tepat
di ruang kosong yang dijaga erat oleh perempuan yang merupakan Ibu dari bayi
lelaki berusia 3 bulan tersebut. Bayi tersebut sedang tertidur nyenyak, tentu
saja regu penyelamat segera menyelamatkannya.
Satu hal yang paling mengejutkan, didalam
balutan selimut bayi, terdapat sebuah telepon dengan layar tertuliskan,
"Jika kamu hidup, kamu harus ingat bahwa ibu sayang kamu."
2. Ibu menyelamatkan
anak dan mengorbankan dirinya sendiri.
Seorang Ibu di Amerika Serikat benar-benar
merupakan seorang pahlawan tanpa tanda jasa. Beliau rela mengorbankan hidupnya
untuk menyelamatkan anak semata wayangnya yang berusia dua tahun. Kereta dorong
anaknya kebetulan tersangkut di rel kereta api, dan saat itu terdapat sebuah
komuter Metrolink yang melintas dengan kecepatan tinggi.
Alhasil, Dibene, Ibu berusia 33 tahun tersebut
tak sempat meloloskan diri dan tertabrak kereta sesaat setelah beliau berhasil
menyelamatkan anaknya. Padahal, saat itu palang sudah ditutup dan lampu tanda
dilarang memasuki wilayah rel telah diturunkan. Tentu saja, sebagai seorang
Ibu, insting Dibene sangat kuat dan dia tidak memperdulikan apapun kecuali
keselamatan bayi mungilnya tersebut.
3. Demi menyelamatkan
anaknya, Ibu tertabrak truk dan meninggal.
Satu lagi seorang Ibu yang sama sekali tak
memperdulikan keselamatan dirinya sendiri saat melihat anak semata wayangnya
berada dalam bahaya. Dawn Graves, nama Ibu pahlawan pemberani tersebut, segera
berlari dan mendorong troli kereta bayi anaknya sebelum terlindas truk yang
sedang lewat.
Nahas, beliau tak sempat menyelamatkan dirinya
sendiri setelah menyelamatkan buah hatinya, dan kemudian meninggal karena
terlindas bagian belakang truk. Pengemudi truk tersebut, merasa begitu menyesal
karena tak melihat bahwa ada orang lain di sekitarnya, karena tidak kelihatan
dan posisi truk yang lumayan tinggi. Setiap saksi mata yang menyaksikan
kecelakaan tersebut merasa shock, kaget, dan masih tidak menyangka kejadian
tersebut bisa terjadi.
