Warga Jerman dilaporkan telah menggelar kampanye di media sosial
yang mendorong untuk menempatkan babi di pojok Halal di supermarket. Meski
sebagian aktivis mengatakan kampanye ini adalah untuk membela hak-hak binatang,
namun yang lain mengatakan hal itu adalag bentuk serangan terhadap Muslim.
Kampanye yang menyebar
di media sosial dengan hashtag#HalalChallenge, menantang
orang-orang untuk “meletakkan daging babi di #halalcorner supermarket kemudian
memposting video ke akun Facebook, Instagram, atau
diYouTube atau akun media sosial lainnya, dan
mengajak teman untuk berpartisipasi,” menurut laman Facebook resmi.
Para pendukung kampanye ini mengatakan, langkah ini bertujuan
untuk memberikan kesadaran atas metode yang digunakan untuk memproduksi daging
halal, yang dianggap oleh orang-orang Barat kejam dan melanggar hak hewan.
“Muslim membantai
seperti pembunuh psikopat. Mereka menempatkan pisau dan memotong hewan tanpa
suntikan atau gas. Kami mencoba untuk menyadarkan masyarakat, menyembelih
secara Halal adalah kejam dan itulah tantangan kami,” kata salah satu aktivis
kepada media RT.
“Kami tak ingin hak-hak agama melebihi hak-hak binatang. Islam
telah mengambil alih Jerman dan mereka telah mendapatkan lebih banyak hak, dan
itu adalah hal yang sangat buruk,” tambahnya.
Namun, beberapa orang menuduh kampanye ini khusus untuk
menargetkan Muslim Jerman, dengan kedok membela hak-hak binatang.
“Masalah hak asasi hewan dijadikan alat untuk menyerang Muslim.
Aktivis anti-Islam tidak akan berani, misalnya melakukan hal ini terhadap
komunitas Yahudi dan daging Kosher,” kata Reza Kazim dari Komisi HAM Islam.
Reza melanjutkan dengan menyatakan, secara ilmiah telah
membuktikan bahwa pemotongan hewan untuk daging halal sebenarnya mengurangi
penderitaan hewan dibandingkan metode pemotongan lainnya.
Kampanye ini bukan yang pertama menggunakan daging babi atau
babi, sebagai cara untuk menyerang penduduk Muslim. Awal bulan Mei ini, kepala
babi dibuang di rumah Duta Besar Maroko di Prancis. Pada Desember 2015, terjadi
serangkaian insiden di seluruh dunia, dengan beberapa kepala babi dibuang di
luar sebuah sekolah Muslim di Lancashire, Inggris, dan satu lagi dibuang di
luar sebuah masjid Philadelphia. Selain itu, juga terjadi kasus kepala babi
yang dibuang di toilet masjid di universitas Australia.
Penggunaan kepala babi diyakini sebagai penghinaan langsung
terhadap Muslim, yang mengharamkan babi maupun dagingnya.

