Info Moeslim - Semoga info ini bermanfaat bagi kita semua amin, Nabi Sulaiman AS menanamkan buku-buku ajaran sihir. Buku-buku
tersebut ternyata disimpan di bawah tapak kuil Sulaiman. Baginda melantik
beberapa orang kesatria yang di kenal sebagai “Knights of the temple of
Solomon” (Knight Templar) untuk menjaga kuil Sulaiman itu siang dan malam.
Awalnya para kesatria melakukan tugas tersebut. Namun, selepas
Nabi Sulaiman AS wafat, The Knights mengambil apa yang terdapat di bawah kuil
itu. Mereka menyadari akan kepentingan perkara ini, rahasia amalan sihir berada
di ujung jari mereka. Mereka mencuri dan mulai berlatih. Mereka pindahkan
kitab-kitab tersebut dan mulai berlatih dan mengamalkan. Mereka benar-benar
jauh dari agama yang dibawa oleh Nabi Musa dan Allah SWT. Dan mereka mulai
tenggelam di bawah kuasa dan pengaruh iblis. Karena ritual yang mereka
jalankan, akhirnya dengan waktu yang begitu singkat mereka menjadi orang yang
berpengaruh dan terkaya di negara itu.
Ahli okultisme menegaskan bahwa syaitan memberi penghargaan
kepada pengikutnya dengan kekayaan duniawi. Mereka bisa membuat apa saja
seperti memberi dan menerima rasuah, maksiat, melakukan kerusakan di bumi, dan
banyak lagi yang menyimpang dari ajaran sebenarnya di dalam Islam. Mereka juga
percaya bahwa syaitan meyakinkan mereka, melalui para imam dan pendeta tinggi,
bahwa ‘kuasa’ itu adalah Allah yang nyata.
Selama berabad-abad, naskah itu diseludup ke Eropa, dan Kesatria
Templar menggelarkan mereka sebagai “Free Mason”. Dengan kekuatan yang telah
terkumpul, mereka menyebarkan pengetahuan ini di seluruh dunia melalui
kumpulan-kumpulan rahasianya.
Semua ini dilakukan dengan satu tujuan yaitu mengikuti kehendak
Tuhan mereka yakni syaitan. Dan hal ini sebagai langkah untuk menyambut
kedatangan Dajjal bermata satu yang mewakili syaitan di bumi. Simbol mereka
adalah piramid dan di atasnya terdapat “all seeing eye” yang bermata satu.
Perlu diketahui bahwa orang Mesir kuno juga mempunyai Tuhan yang bermata satu
yang dikenal sebagai Mata Ra dan Mata Osiris. Ingatlah bahwa ilmu hitam adalah
ajaran dari orang-orang kafir dari Mesir kuno.
Jadi jika freemason sudah mendapat hak dan kekayaan di dunia dan
“harta rahsia” ini. Mengapa semua tertumpu untuk menghancurkan Masjidil Aqsha?
Sebenarnya mereka sedang mempersiapkan kedatangan Tuhan mereka
yaitu “Dajjal”.

